Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penasaran? Inilah Sejarah Candi Borobudur Yang Merupakan Tujuh Keajaiban Dunia

Pasti kalian semua sudah tidak asing lagi dengan Candi Borobudur. Candi ini merupakan Candi yang memiliki ukuran sangat besar. Saking besar dan megahnya Candi Borobudur masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia. Bahkan sebagian besar dari kalian pernah mengunjungi Candi Borobudur ini.


Candi Borobudur ini terletak di Magelang Jawa Tengah. Candi Borobudur merupakan salah satu candi yang ada di Indonesia dan termasuk ke dalam candi Buddha. Dimana di sekelilingnya berupa taman luas serta berada di tengah gunung-gunung yang tinggi. Berikut merupakan penjelasan singkat tentang sejarah candi Borobudur beserta fungsi dari candi Borobudur.

Fungsi Dari Candi Borobudur

Sebelum masuk ke dalam pembahasan tentang sejarah candi Borobudur, mari kita bahas fungsi dari candi Borobudur.

· Sebagai tempat yang bersejarah.

· Digunakan untuk tempat atau lokasi wisata.

· Digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan serta sejarah.

· Dapat digunakan untuk tempat penelitian ilmu matematika, seperti menghitung jumlah dari stupa.

· Digunakan sebagai tempat atau lokasi ibadah untuk umat Buddha.

Sejarah Candi Borobudur

Candi Borobudur adalah salah satu bangunan bersejarah yang mana ini berasal dari peninggalan dinasti Syailendra. Candi Borobudur ini bangun dan dirikan oleh para penganut aliran kepercayaan atau agama Buddha Mahayana. Bangunan candi ini mulai dibangun sekitar abad ke-8 yakni pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Candi Borobudur ini merupakan kuil Buddha yang paling besar di dunia.

Tujuan dari pembangunan Candi Borobudur ini yakni untuk memuliakan para raja Syailendra pada tahun 775-850 M yang telah bersatu kembali dengan para dewa yang menjadi asal raja tersebut. Pembuat dari candi Borobudur ini bernama Gunadarma.

Candi Borobudur merupakan suatu bangunan yang ditemukan pada 1814, ketika negara Indonesia sedang dijajah oleh Inggris. Penemu dari candi Borobudur ini yaitu bernama Sir Thomas Stanford Raffles. Sir Thomas Stanford Raffles menemukan candi Borobudur ini pada saat mengunjungi Semarang. Sir Thomas Stanford Raffles mendapat laporan temuan batu-batu berukir yang berlokasi di bukit disekitar desa Bumisegoro, Karesidenan Magelang. Bukit tersebut diyakini Sir Thomas Stanford Raffles sebagai sisa-sisa bangunan candi yang disebut dengan budur.

Sir Thomas Stanford Raffles kemudian mengutus para asistennya, yang Bernama Cornelius mengadakan penelitian. Cornelius akhirnya melakukan penelitian yakni pada tahun 1814. Pembersihan secara besar-besaran yang dilakukan dengan mengerahkan tenaga kerja sekitar kurang dari 200 orang. Pekerjaan pembersihan ini dilakukan selama beberapa tahun yang dimulai dari tahun 1817, 1825, hingga tahun 1835.

Tahapan Dibangunnya Candi Borobudur

1. Tahap Pertama

Pembangunan tahap pertama dilakukan di atas bukit. Bagian bukit tersebut diratakan dan juga pelataran diperluas. Tak semua bahan yang digunakan untuk membuat candi berasal dari batu andesit. Proses pembangunan di bukit ini menggunakan tanah yang dipadatkan dan juga ditutup dengan struktur batu. Struktur batu ini bentuknya menyerupai cangkang dan juga membungkus bukit tanah. Sementara itu sisa-sisa bagian dari bukit ditutup struktur batu dari lapis ke lapis berikutnya. Awal dari pembangunan candi Borobudur disusun bertingkat seperti hanya bentuk atau struktur piramida berundak.

2. Tahap Kedua dan Tahap Ketiga

Tahap kedua, merupakan tahap dengan memberikan penambahan dua undakan yang berbentuk persegi. Pada bagian pagar langkan dan juga satu undak melingkar di atasnya. Bagian undak mempunyai stupa tunggal yang berikuran besar. Pada bagian tahap ketiga terjadi perubahan yakni perubahan rancangan bangunan. Bagian undak atas lingkaran dengan stupa tunggal induk kemudian dibongkar. Stupanya diganti tiga undak berbentuk lingkaran, sementara stupa-stupa yang kecil dibangun berbaris melingkar pada pelataran undak-undak. Stupa yang berukuran besar berada pada bagian tengah.

3. Tahap Keempat dan Tahap Kelima

Bangunan candi Borobudur ini mengalami perubahan kecil, seperti penambahan pagar langkan sisi terluar, perubahan tangga, penyempurnaan relief, pelebaran ujung kaki, dan juga pelengkung atas dari gawang pintu.

Itulah sekilas sejarah candi Borobudur yang menjadi bangunan megah yang menjadi salah satu keajaiban dunia. Kita sebagai generasi muda harus selalu melestarikan kekayaan budaya ini agar anak cucu kita ke depannya dapat mengetahui candi Borobudur berserta cerita sejarah candi Borobudur ini

Posting Komentar untuk "Penasaran? Inilah Sejarah Candi Borobudur Yang Merupakan Tujuh Keajaiban Dunia"